Laman

Wednesday, October 19, 2016

Olahraga, Buah-Buahan dan Sayuran Dapat Mengobati Kolesterol Tinggi


         


         

    Kali ini saya berbagi tips tentang kesehan bagaiman menurunkan kolesterol tinggi, saya menghimpun dari pengobatan tradisional dan olahraga. Bagi anda yang belum mengetahuinya Kolesterol adalah metabolit yang mengandung lemak sterol : (bahasa inggriswaxy steroid) yang ditemukan pada membran sel dan disirkulasikan dalam plasma darah. Merupakan sejenis lipied yang merupakan molekul lemak atau yang menyerupainya. Kolesterol ialah jenis khusus lipid yang disebut steroid. Steroids ialah lipid yang memiliki struktur kimia khusus. Struktur ini terdiri atas 4 cincin atom karbon.
         Kolesterol tinggi atau hiperkolesterolemia adalah kondisi dimana tingkat kolesterol dalam darah yang melampaui kadar yang normal. Kolesterol itu sendiri adalah senyawa lemak berlilin yang sebagian besar diproduksi di hati dan sebagian lainnya didapatkan dari makanan. Kondisi kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko terkena penyakit serius. Penyakit yang mengintai penderita kolesterol tinggi biasanya dikaitkan dengan adanya pengendapan kolesterol berlebihan pada pembuluh darah, seperti stroke dan serangan jantung.
          Menurut laporan WHO pada tahun 2011, diperkirakan sekitar 35 persen penduduk Indonesia memiliki kadar kolesterol lebih tinggi dari batas normal yang baik untuk kesehatan. Artinya sepertiga penduduk Indonesia berisiko tinggi terkena penyakit arteri.
 Kelebihan kolesterol bisa terjadi akibat mengonsumsi makanan dengan kandungan kolesterol tinggi atau karena kurang berolahraga. 
         Untuk itu bagi anda yang tidak  menderita kolesterol tinggi harap jauhi makanan-makaknan mengandung kolesterol Seperti kuning telur, udang, kerang Ikan air tawar, Daging sapi dan lain-lain. Kemudian bagi anda yang menderita kolesterol, ada beberapa langka atau cara menurunkan kolesterol, yaitu besabai berikut:

1.    Aerobik
        Alasan utama dibalik popularitas olahraga aerobik dalam menurunkan kolesterol jahat dalam darah adalah karena olahraga aerobik membuat jantung memompa lebih kuat dan lebih cepat.
Hal ini akan berefek pada meningkatnya metabolisme dalam tubuh yang artinya tubuh Anda membakar kalori lebih banyak. Tubuh Anda akan lebih banyak membakar kalori yang berasal dari lemak yang secara langsung mempengaruhi tingkat LDL kolesterol (kolesterol jahat).
      Selain itu, olahraga seperti bersepeda, berenang, dan berlari merangsang produksi enzim tertentu untuk memindahkan LDL kolesterol dari darah ke hati, tempat dimana LDL akan diproses untuk dibuang keluar tubuh. Jenis olahraga ini kian populer sebab Anda bisa melakukannya di dalam maupun luar ruangan meskipun cuaca cerah ataupun hujan karena ada banyak alat olahraga aerobik yang ditawarkan dewasa ini.

2.        Yoga
        Jika olahraga aerobik mementingkan gerak secara terus menerus, Yoga adalah kombinasi antara gerakan, pernapasan, dan ketenangan pikiran. Yoga akan menurunkan stres dan membuat Anda rileks. Hal ini akan berefek positif terhadap kolesterol dalam darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung. Dalam suatu penelitian, disebutkan bahwa melakukan Yoga secara rutin dapat menurunkan LDL kolesterol dari 14% hingga 35%. Disamping itu, Yoga juga dapat meningkatkan HDL (kolesterol baik) dengan persentase yang beragam. Penelitian ini melibatkan mereka yang telah melakukan Yoga bervariasi dari 2 bulan hingga 5 tahun. Yoga yang mengombinasikan gerakan yang lebih halus dengan pernapasan dan ketenangan pikiran juga dapat menurunkan berat badan.

3.        Taichi
         Taichi yang awalnya adalah seni bela diri kini telah menjadi olahraga populer bagi mereka yang tidak bisa terlalu bebas bergerak karena sakit atau usia lanjut. Gerakan Taichi yang lembut dan perlahan sangat cocok bagi mereka yang ingin melakukan olahraga dan melatih jantung tanpa harus bergerak terlalu keras. Meski gerakannya halus dan lambat, sebuah studi menyatakan bahwa gerakan taichi dapat menurunkan total kolesterol sebesar 7%, dimana LDL kolesterol turun sebesar 12% hingga 15% sedangkan kolesterol baik meningkat hingga mencapai 7%.Olahraga apapun akan sangat membantu Anda menjaga ketahanan tubuh. Kunci untuk dapat merasakan efek baik olahraga adalah dengan melakukannya secara rutin.

4.      Alpukat
          Siapa yang tak kenal buah yang rasanya lezat ini? Buah yang tak hanya memiliki rasa yang lezat dan enak ini juga bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Alpukat merupakan buah yang mengandung lemak tak jenuh yang baik bagi tubuh.

5.      Delima
         Tak hanya alpukat, buah delima merah ini bisa Anda konsumsi untuk membantu menurunkan kolesterol secara alami. Selain itu, delima juga dapat membantu mengurangi plak arteri dengan meningkatkan oksida nitrat di dalam tubuh.

6.      Perbanyak konsumsi sayuran
         Cara untuk menurunkan kadar kolesterol secara alami berikutnya adalah dengan memperbanyak konsumsi sayuran. Sayuran memiliki kandungan serat dan juga antioksidan tinggi yang baik bagi tubuh. Antioksidan yang terkandung dalam sayuran berupa betakaroten, Vitamin A, Vitamin C dan juga E. Antioksidan inilah yang dapat menangkal radikal bebas yang menyebabkan timbulnya penyakit berbahaya dalam tubuh. Selain dapat menurunkan kadar kolesterol tinggi, sayuran juga dapat memberikan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh.

7.    Jeruk
         Jeruk memiliki kandungan Vitamin C yang sangat tinggi. Vitamin C sebagai antioksidan ini mampu mencegah radikal bebas masuk ke dalam tubuh. Tak hanya itu, dengan mengkonsumsi sebanyak 3 gelas jus jeruk setiap hari dapat meningkatkan kadar HDL hingga 21 mg dalam waktu 1 bulan.

DAFTAR PUSTAKA


Manganti, Rena. 01 Januari 2015. Edisi Revisi 40 Resep Ampuh Tanaman Ampuh Tanaman Obat Untuk Menurunkan Kolesterol dan Mengobati Asa. Yogyakarta: Araska Publisher
Nurrahmi, Ulfah. 2012. Stop Kolesterol Tinggi: Jakarta: Familia
Edy Sih Mitranto, Slamet. 2010. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Penjas Orkes Kelas 6. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional


No comments:

Post a Comment